Waspada Cuaca Ekstrim!! Ini Dia Tips Aman Berkendara Saat Hujan Deras

Posted on

Hal ini tentunya perlu disikapi dengan lebih hati-hati oleh para pengendara. Selain membutuhkan konsentrasi yang lebih tinggi, kamu juga memerlukan dasar pengetahuan yang cukup, agar terhindar dari potensi celaka.

Namun sayangnya, tak semua pengendara mengetahui tips berkendara yang aman di cuaca buruk, seperti hujan deras. Padahal, kamu bisa memulainya dari hal sepintas bahkan sepele, yang ternyata bisa berpengaruh besar terhadap keamanan dan kenyaman saat berkendara.

Supaya perjalananmu lancar, mimin akan memberikan beberapa tips aman berkendara saat hujan deras yang bisa kamu aplikasikan seperti berikut ini:

1. Hindari Pengereman, Saat Menerjang Genangan

Genangan Air.jpeg

Source:
https://images.pexels.com/photos/11194877/pexels-photo-11194877.jpeg?auto=compress&cs=tinysrgb&w=1260&h=750&dpr=1

Saat hujan lebat, intensitas air sangatlah cepat. Permukaan jalan seketika akan tertutupi oleh genangan air yang semakin tinggi. Hal ini membuat kendaraanmu sedikit terendam, dan agak menyulitkan untuk jalan. 

Sehingga kamu perlu menghindari pengereman mendadak, ketika menerjang genangan air. Jika tidak, hal ini akan berisiko dan membuat ban mengunci atau kehilangan cengkeraman, yang membuat kamu mudah kehilangan kontrol. Jika kamu terpaksa harus melakukan tersebut, maka lakukan lah dengan bertahap dan sehalus mungkin.

2. Kurangi Kecepatan

Kurangi Kecepatan.jpeg

Source:
https://images.pexels.com/photos/104836/speed-car-vehicle-drive-104836.jpeg?auto=compress&cs=tinysrgb&w=1260&h=750&dpr=1

Kamu juga perlu berhati-hati pada permukaan jalan yang licin. Kamu diwajibkan untuk mengurangi kecepatan, supaya bisa memegang kendali kontrol yang lebih baik. Dan kamu juga memiliki waktu yang cukup, untuk mengamati situasi dan mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi. Selain itu, dengan mengurangi kecepatan, dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya aquaplaning yang membuat ban kehilangan cengkeraman pada permukaan jalan yang basah.

3. Dilarang Menggunakan Lampu Hazard

Hazard.jpeg

Source:
https://images.pexels.com/photos/3048526/pexels-photo-3048526.jpeg?auto=compress&cs=tinysrgb&w=1260&h=750&dpr=1

Perlu diketahui, saat terjadi hujan lebat, penggunaan lampu hazard menjadi perintah yang dilarang. Sebab, hal ini akan membuat pengguna jalan lainnya bingung dalam mengantisipasi kendaraanmu saat ingin berpindah jalur.

Hal tersebut dikarenakan lampu hazard dan lampu sein tak bisa dinyalakan saat bersamaan. Selain itu, cahaya saat lampu hazard dinyalakan juga berisiko menyilaukan pengguna jalan lainnya. Jadi, gunakan lampu hazard sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaa.

4. Atur Suhu AC Mobil 

Berembun.jpeg

Source:
https://images.pexels.com/photos/1765286/pexels-photo-1765286.jpeg?auto=compress&cs=tinysrgb&w=1260&h=750&dpr=1

Saat hujan juga, pastinya suhu di dalam kendaraanmu semakin dingin. Supaya tidak menganggu penglihatan saat perjalanan, kamu bisa mengurangi atau mengatur suhu AC pada kendaraan dengan tingkatan yang lebih tinggi. Sebab, suhu yang terlalu dingin bisa membuat terjadinya pengembunan pada kaca dan spion mobil kamu.

5. GPS Tracker System Anti Air

GPS.jpeg

Source:
https://images.pexels.com/photos/9966011/pexels-photo-9966011.jpeg?auto=compress&cs=tinysrgb&w=1260&h=750&dpr=1

Tips berikut ini, jangan sampai kamu lewatkan. Sebelum membeli alat GPS untuk kendaraanmu, pastikan apa kelebihan dan kekuarangan yang ditawarkan baik dari segi fitur maupun durabilitasnya. Apalagi di kondisi musim penghujan saat ini, pastikan alat GPS bisa tahan terhadap air.

Sebagai rekomendasi, kamu bisa membeli atau menggunakan salah satu layanan dari TransTrack. Produk GPS Tracker System dari PT. Indo Trans Teknologi ini, bisa kamu dapatkan secara mudah, dengan menghubungi tim marketing kami. 

GPS Tracker System tidak hanya berfungsi sebagai pelacak kendaraan, namun kamu juga bisa mengatur penjadwalan keluar masuknya kendaraan. Serta, dapat memantau BBM seluruh kendaraannya dengan mudah, dan terdapat laporan yang bisa di unduh. Sehingga memudahkan kamu, sebagai pemilik usaha dengan armada kendaran operasional yang banyak.